Kadang Aku Seperti...

Kadang aku merasa seperti batu apung
Terlihat besar, namun ringan
Aku terlihat kuat, namun hatiku rapuh
Digunakan jika hanya perlu
Bahkan hanya untuk uji coba karena namaku
Kehadiranku tak terduga dan berpindah pindah
Ada yang menemukanku, lalu meninggalkanku di sebuah tempat
Tapi ini mungkin menjadi tempat terakhirku

Kadang aku merasa seperti bangku kosong di tempat sunyi
Sulit menemukanku karena tampakku hanya di tempat tertentu

Aku Tidak Tahu

Aku tidak tahu
Kapan terakhir kali aku benar-benar menyukai sesuatu dan seseorang

Aku tidak tahu
Apa dan siapa yang kusukai saat terakhir kali aku menyukai

Bahkan, aku tidak tahu apa itu suka dan bagaimana
Seperti halnya tanaman stroberi yang ditumbuhi bunga crysant
Atau serigala yang melahirkan domba
Semua itu masih mustahil dirasakan

Ada kalanya, seseorang dan sesuatu itu menjadi obsesi bagiku
Dan aku tidak tahu obsesi yang bagaimana
Itu kata seorang teman

Mau Jadi Mahasiswa? Stop! Ospek Dulu..

Sumber foto : http://beritasore.com/2011/08/11/ospek-unimed-bernuansa-pembentukan-karakter/


Hai minnaaaa. Ogenki desu ka? Pasti baik dong ya. Yaudah kuanggap jawabannya 'baik-baik aja'.
Oiya, sesuai janjiku di posting 'Kehidupan Baru, Semangat Baru', aku bakal ceritain gimana serunya “Os” to the “pek” yang aku jalani selama tiga hari. Sebenarnya ini telat posting banget karena beberapa bulan yang lalu (tepatnya setelah ospek) blog ini sempat kena malware. Dan pas aku nge-post ini, aku udah semester..emm mau naik semester 3 gitu deh. Yaudah, anggap aja ini buat anak SMA yang bakal lanjut ke Universitas. Supaya kalian tau ospek kampus itu seperti apa :3

Oke, ospek dilakukan selama tiga hari yaitu, mulai tanggal 14 s/d 16 Agustus 2013. Gak begitu seru sih (karena gak dapat kawan baru). Sebagai satu dari enam ribu mahasiswa baru di Unimed yang mengikuti ospek, aku berpendapat kalau ospek kuliah itu gak jauh beda sama ospek masa SMA. Sama-sama ngebosenin. Well, aku bakal ceritain mulai dari hari pertama.

Hal-Hal Ngeselin yang Sering Ditemuin di Jalan Raya


Kalau dihitung-hitung udah hampir setahun kuliah di kampus yang supeeeerrr jauh dari rumah. Kan ada tuh lagunya, “Kampus nan jauh di matoooo..” #itukampuang #PLAK . Jadi, udah hampir setahun juga dapat pengalaman yang beragam selama berkendara ke kampus (kebanyakan dukanya sih). Pokoknya panas, hujan, macet, ngantuk, berdebu, nge-krik di jalan udah jadi santapan tiap hari. Gak ada sukacita untuk pengendara motor kecuali pas macet. Karena semacet apapun jalan, cuma motor yang tetap bisa jalan. Muehehe.

Dari rumah ke kampus itu paling cepat 40 menit, itu juga naik motor. Beda lagi kalau dari kampus ke rumah (kalau pulang sore) bisa memakan waktu hampir satu jam, udah di hitung macet. Dan belum lagi kalau ban bocor atau putus tali kipasnya, itu bisa 3 jam-an baru nyampe rumah (udah di hitung dorong motor dan membusuk di bengkel).

Berarti, dalam seminggu, aku menghabiskan waktu 6-8 jam di jalan. Tentu dari waktu yang cukup lama itu, aku sampai udah hapal banget kondisi-kondisi jalan raya yang tiap hari aku lewati. Mulai dari suatu jalanan diperbaiki sampai selesai diperbaiki. Atau mulai dari polisi tidur masih baru sampe udah melepes. Dan sebagai pengamat jalan raya yang handal  #eaak , aku mau ngasih tau bahwa banyak banget hal ngeselin yang sering aku atau mungkin kalian juga pernah temuin di jalanan. Apa sajakah itu? Let’s see..

 

Copyright © Syifa-chan. Template created by Volverene from Templates Block
WP by Simply WP | Solitaire Online