Curhatan Anak Sipil (bagian 2)

Post pertama di tahun 2015!!!

Ada yang kangen samaku? Gak ada, ya? Oke.

Sebelum disibukkan lagi sama perkuliahan, aku pengen mengabadikan momen yang aku habiskan selama semester 3. Yup, it mean, 4 hari lagi (tgl 2 februari masuk kuliah) aku resmi semester 4. Aku bersyukur masih bisa hidup di tengah kejamnya kehidupan belantara kampus teknik :') Emang kejam banget ya? Bagi aku yang cuma seonggok upil ini, sih, iya. Susah banget ya emang buat gak ngeluh sehariiii aja. Lelah adek, bang! Lelah! :(

Dia itu kunang-kunang

Pada suatu masa, kunang-kunang itu datang

membawa setitik cahaya yang dikelilingi kegelapan

Bisakah aku menerangi sisi itu?

Dalam hati aku merutuki diriku,

yang bahkan tak bisa memutuskan apapun

Bukan tidak bisa, hanya tidak mungkin

Aku Dan Sesuatu Yang Baru

Kalau diingat-ingat ada banyak hal menarik yang baru-baru ini aku ketahui/cari tahu. Aku orangnya emang cepat dan gampang penasaran. Misalnya, kalau udah baca satu buku yang benar-benar menarik, tiba-tiba di tengah ceritanya ada konflik yang merusak mood banget, aku langsung gak sabaran pengen tahu endingnya. Tanpa buang-buang waktu langsung aja deh aku loncat ke halaman terakhir buku itu. Hehehe. Jadi urutan membaca bukunya itu gini : Awal halaman --> Akhir halaman --> Pertengahan
Gitu juga kalau nonton film.

Aneh ya? Banget. Tapi gak semua buku dan film kok yang aku pakai urutan kayak gitu.

Kadang Aku Seperti...

Kadang aku merasa seperti batu apung
Terlihat besar, namun ringan
Aku terlihat kuat, namun hatiku rapuh
Digunakan jika hanya perlu
Bahkan hanya untuk uji coba karena namaku
Kehadiranku tak terduga dan berpindah pindah
Ada yang menemukanku, lalu meninggalkanku di sebuah tempat
Tapi ini mungkin menjadi tempat terakhirku

Kadang aku merasa seperti bangku kosong di tempat sunyi
Sulit menemukanku karena tampakku hanya di tempat tertentu
 

Copyright © Syifa-chan. Template created by Volverene from Templates Block
WP by Simply WP | Solitaire Online